Posts Tagged kebenaran

Kompromi : Di Antara Hitam dan Putih

Lagi dan lagi, pertanyaan-pertanyaan klise muncul di kepala saya. Apakah “kebenaran” harus selalu diperjuangkan?

Tentu jika saya bertanya ke jenengan, saya yakin hampir semua akan menjawab iya. Apalagi bagi jenengan yang masih berjiwa muda seperti saya, yang konon katanya idealismenya masih sangat tinggi: Kebenaran harus disuarakan, itu sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Apapun resikonya.

Itulah yang saya lakukan beberapa waktu lalu, dan kadang masih saya lakukan hingga sekarang. Ketika bicara tentang sesuatu hal, saya selalu berbicara menurut keyakinan saya. Kepada rekan kerja, bawahan juga kepada atasan. Tanpa sungkan dan rau, saya selalu berusaha berbicara apa adanya. Meski saya tau, ucapan saya itu akan tidak bisa diterima, atau salah-salah menyinggung hati seseorang.

Bukankah kebenaran tak selalu manis? Atau malah seringkali pahit?

Baca Selengkapnya.

Comments (22)