Posts Tagged blogwalking

Tips : Kenapa “Blogger Pemula” batal menjadi Blogger?

Kenapa blogger pemula berhenti menulis dan “mengurungkan niat” menjadi seorang blogger?

Wah… Lama nggak nongol, tau-tau saya muncul kembali dengan pertanyaan “mengerikan” semacam itu. Ada apa gerangan? Adakah saya telah “bosan” menjadi blogger dan berniat “mengundurkan diri”? Atau bisa jadi saya menulis postingan ini sebagai bentuk “pamitan” alias Say Good Bye pada jenengan semua?


Baca Selengkapnya.

Comments (33)

Tips & Trik : Membuat nama pada komentar nge-link ke blog wordpress

Ketika pertama kali membuat blog, setelah menulis beberapa postingan, tentu jenengan sudah nggak sabar ingin jalan-jalan (blogwalking). Mengunjungi blog tetangga, membaca-baca tulisan yang ada, kemudian segera meninggalkan komentar di sana.

Berharap blogger lain tahu keberadaan kita, dan berdoa semoga mereka juga mengunjungi blog yang baru kita buat. Tapi, ketika komentar dikirim, muncul di layar jenengan bertanya-tanya…

Kok, nama saya tidak bisa di-klik? Tidak seperti pada komentar lain yang dengan meng-klik namanya kita segerabisa menuju blognya? Bagaimana blogger lain atau si tuan rumah bisa balik mengunjungi saya?

Itulah gambaran pengalaman saya waktu pertama kali ngeblog. Dan, sampai sekarang saya juga masih menjumpai beberapa blogger yang nama pada komentar tidak bisa di-klik, tidak bisa dikunjungi. Entah karena mereka memang tidak punya alamat blog, ingin anonym saja, atau belum ketemu caranya?

Pertanyaan itu pula-lah yang dilayangkan pada saya, oleh seorang temen yang sedang mulai ngeblog, si IwakLele. Temen kerja yang tertarik ikut ngeblog karena virus yang saya tularkan. Sebenarnya saya bisa saja menyarankan dia menuliskan alamat blognya bareng komentar, tapi takut dianggap kurang sopan atau jangan-jangan nanti malah dianggap spam. Atau, menyuruh dia mengirim komentar secara manual tanpa Log-in. Tapi sepertinya kurang praktis juga.

Terus?

Saya sempat bingung juga. Saya yakin, dulu saya juga pernah mengalami hal yang sama. Sempat dibuat pusing karenanya. Meski akhirnya terpecahkan juga, sayangnya saya lupa caranya. Itulah efek buruk tidak menuliskan ilmu yang didapat, bukan saja kurang manfaat tapi bisa jadi lupa-lupa ingat… He.he.

Baca Selengkapnya.

Comments (30)