Tips : Cara Download Mudah dengan DownThemAll!

Kali ini saya akan berbagi tips kepada jenengan semua, gimana cara download file menggunakan bantuan add-on Mozilla Firefox DownThemAll!. Berawal dari kesukaan saya mencari dan mengoleksi ebook yang bertebaran di internet, akhirnya saya dikenalkan oleh Dosen saya dengan add-on Firefox ini. Sejauh ini add-on ini sangat membantu saya mengumpulkan materi-materi yang saya perlukan.

Namanya alat bantu, tentu tujuannya untuk mempermudah kita saat mau mendownload dokumen. Kadang ada begitu banyak file yang ingin kita download sekaligus. Tentu saja, kita nggak mau kalo disuruh nungguin saat proses download berlangsung. Maunya kita ya tinggal klik-klik, terus disambi browsing sana-sini atau keluar kalo perlu, tau-tau semua file sudah kedownload semua. He2

Memang dengan tanpa alat bantu pun kita bisa mendownload banyak file sekaligus. Namun dengan add-on ini ada banyak kemudahan yang ditawarkan :

  1. Kita bisa mendownload begitu banyak link dalam satu halaman sekaligus.

    Mungkin ini maksud dari nama DownThemAll, kita bisa men-download semua file sekaligus. Tinggal klik, file-file yang bisa didownlad akan muncul semua. Dengan bantuan filter, kita bisa memilih file-file jenis apa saja yang ingin kita download. Cepat dan mudah.

  2. Kita bisa mengatur berapa banyak file yang kita download dalam satu waktu.

    Melalui download manager, kita bisa meng-antri-kan banyak sekali file yang mau kita download. Selain itu kita bisa mengatur berapa file yang bisa didownload bersamaan (Maksimal 10). Tentu hal ini bagus bagi kita yang koneksi internetnya agak lambat. File-file yang antri di manager akan didownload secara bergiliran sampai semua habis.

  3. Fasilitas Auto Retries dan setting Timeout yang bisa kita atur.

    Pegaturan waktu timeout ini sangat penting untuk mengefisienkan proses download. File-file yang bandel bisa ditinggal dulu, toh nanti bisa diulang otomatis proses downloadnya.

    Nah, bagi yang koneksi internetnya nggak stabil, alias cepet di awal kemudian menurun sampai kecepatan menjadi 0 kbps, setting timeout ini sangat membantu. Kita bisa atur waktu timeout agak pendek, sehingga saat kecepatan download tinggal 0 kbps, manager akan meninggalkan sejenak dan mencoba (retries) untuk meneruskan download file yang tadi ditinggal.

Lanjut cara istalall-nya…

Comments (41)

Garuda menyatukan kita…

Tim Garuda berjuang sepenuh hati.

“Hari ini, melalui bola bangsa kita bersatu.

Kali ini, tak ada beda antara kau dan aku.

Kita berteriak sama kerasnya,

Kita pun bersama, saat sama-sama kecewa, saat sama-sama bahagia…

 

Tak masalah kita menang atau kalah

Sepanjang kita berjuang dengan sepenuh hati

Sejatinya kita telah menjadi pemenang

Pemenang sejati yang telah menyatukan negeri “.


Hari ini, di penghujung tahun 2010, saya melihat sesuatu yang luar biasa dari bangsa kita.

Ya, melalui pergelaran Piala AFF 2010, saya melihat sesuatu yang sudah sejak lama tak terlihat. Saat ini saya bisa menyaksikan dengan begitu jelasnya…

Baca selengkapnya…

Comments (5)

Tips & Trik : Mengukur Pemakaian Watt Listrik di Rumah Anda

Kali ini saya akan berbagi tips cara mengukur / menghitung pemakaian daya listrik realtime di rumah Anda. Maksudnya realtime di sini adalah pemakaian daya pada saat Anda mengukurnya, bukan perkiraan pemakaian dengan menghitung daya yang tertulis pada peralatan listrik di rumah Anda.

Sebenarnya untuk mengukur besarnya daya listrik sudah ada alatnya, yaitu dengan menggunakan Watt Meter. Namun sangat jarang yang memiliki alat tersebut, belum lagi bagi orang awan susah juga kalau mau masang alat ukur tersebut.

Seringkali kita mengeluhkan besarnya tagihan listrik padahal kita merasa menggunakan energy listrik lebih sedikit dari tagihan di rekening. Atau kita sering membandingkan pemakaian listrik rumah kita dengan rumah tetangga. Tentunya tanpa benar-benar tahu (dengan pengukuran) berapa watt rata-rata yang kita pakai dalam sehari.

Baca Selengkapnya…

Comments (47)

Diam itu berarti…

A Wise Old Owl

A wise old owl Lived in an oak.
The more he saw,The less he spoke.

The less he spoke, The more he heard.
Why can’t we be like That wise old bird?

Sudah lama sekali rasanya saya tak “berbicara” di sini. Jari-jari saya mungkin sudah agak kaku untuk sekedar menari-nari menyuarakan isi hati. Sudah lama memang, sejak posting yang terbit di akhir bulan Maret lalu, berarti sudah hampir 8 bulan saya belajar “diam”, puasa dari menulis postingan.

Ya, “diam”…

Selama ini saya memang sedang belajar “diam”. Mencoba membuka mata dan telinga, menangkap apa saja yang mungkin terlintas di depan mata, tanpa bersuara. Mungkin persis seperti yang dilakukan Burung Hantu di sajak yang saya kutip di awal tulisan ini…

“Seekor Burung Hantu Tua bertengger di sebuah pohon.

Semakin dia melihat semakin sedikit dia bicara.

Semakin sedikit dia bicara, semakin banyak dia mendengar.

Kenapa kita tak bisa seperti burung tua yang bijaksana itu? “
Baca entri selengkapnya »

Comments (10)

Perubahan terus menerus atau Perbaikan terus menerus?


Dalam sebuah buku dijelaskan ada 6 faktor yang membuat Toyota berkembang menjadi perusahaan otomotif terbesar di dunia. Keenam factor tersebut adalah memiliki fokus jangka panjang, melompat melampaui tren saat ini,menjadikan kualitas sebagai tanggung jawab semua orang,mengupayakan perbaikan terus-menerus, mengatur kekuatan individu, dan berkomitmen pada transformasi autentik.

Yang menggelitik di benak saya adalah pertanyaan, adakah bedanya perubahan terus menerus dan perbaikan terus menerus?

Sebagai bagian dari sebuah perusahaan tempat saya bekerja, tentu saya juga turut mengalami perubahan-perubahan yang terjadi. Perubahan-perubahan yang terjadi memang sebuah kewajaran, bahkan sebuah keharusan. Namun ketika perubahan yang terjadi tidak dikomunikasikan dengan baik, bahkan terkesan setengah-setengah bukan keberhasilan yang diperoleh tapi ketidaknyamanan yang muncul.

Mengenai perubahan ini, pernah satu kali manajer saya menulis demikian :

Yth Rekan-rekan, selamat siang…….
Berbagai produk aturan hukum di *** khususnya bidang SDM berubah drastis dan dalam tempo yg sesingkat singkatnya. Kayak air bah…………………
Dari sisi manajemen, kita akan lakukan road show lagi untuk membuat teman teman paham aturan baru……………….
Nah…………..dari sisi masing masing pribadi ya harus memahami inikah yang disebut perubahan……………LIVE WITH IT or LEAVE IT……sadis ya rasanya membaca ungkapan tersebut. So……….it is better if we adjust our self with these regulation……….and………..IMPROVE YOUR SELF………….

Baca Selengkapnya.

Comments (29)

Kompromi : Di Antara Hitam dan Putih

Lagi dan lagi, pertanyaan-pertanyaan klise muncul di kepala saya. Apakah “kebenaran” harus selalu diperjuangkan?

Tentu jika saya bertanya ke jenengan, saya yakin hampir semua akan menjawab iya. Apalagi bagi jenengan yang masih berjiwa muda seperti saya, yang konon katanya idealismenya masih sangat tinggi: Kebenaran harus disuarakan, itu sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Apapun resikonya.

Itulah yang saya lakukan beberapa waktu lalu, dan kadang masih saya lakukan hingga sekarang. Ketika bicara tentang sesuatu hal, saya selalu berbicara menurut keyakinan saya. Kepada rekan kerja, bawahan juga kepada atasan. Tanpa sungkan dan rau, saya selalu berusaha berbicara apa adanya. Meski saya tau, ucapan saya itu akan tidak bisa diterima, atau salah-salah menyinggung hati seseorang.

Bukankah kebenaran tak selalu manis? Atau malah seringkali pahit?

Baca Selengkapnya.

Comments (22)

Untuk Seorang Sahabat

” Kemarin dia masih di sini. Menyambut kedatanganku dengan tangan terbuka. Hingga sebuah kabar mengejutkan tiba, Aku harus pergi. Menjauh dari dirinya. Meninggalkan sahabat yang selama ini diam-diam begitu berarti. “

 

Sahabat,

seperti yang pernah kukatakan padamu,

setiap sahabat memiliki arti sendiri-sendiri.

Satu sahabat pergi,

tak lalu dapat terganti dengan yang lain lagi.

 

Ah, sungguh aku tak mengerti

Bahkan belum bisa kupahami hingga kini

Seorang sahabat harus pergi, atas nama hati.

Atas nama alasan yang tak kan bisa kumengerti.

 

Aku tak menyalahkanmu, hatimu hanya kamu yang tahu.

Begitu juga aku, hatiku hanya aku yang tahu…

 

Jika kau anggap semua ini salah, maka biarlah semua berakhir

Seorang sahabat pergi,

atas nama hati… atas nama kebahagiaan yang dinanti…

 

                Cepu, 21 Januari ’10

Comments (38)

Older Posts »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.